Pasar crypto memulai tahun ini dengan performa yang buruk. Bitcoin sempat mengalami reli singkat dari $93 ribu ke $107 ribu namun mengalami penurunan tajam sebesar -15% pada minggu kedua Januari. Pelantikan Trump, peluncuran memecoin berikutnya, dan kebijakan tarif mendadak yang tanpa ampun turut menyumbang pada volatilitas yang ekstrim. Kuartal yang dianggap paling bullish untuk crypto, sejauh ini mengecewakan banyak investor. Artikel ini akan membahas analisis kuartal I 2025 dan 4 alasan mengapa Kuartal I masih bullish untuk crypto.
Poin-Poin Utama
- Ketahanan Bitcoin di Kuartal 1: Meskipun volatilitas awal tahun dan penurunan signifikan terjadi, tren historis menunjukkan bahwa Kuartal 1 merupakan periode bullish untuk Bitcoin dalam pasar bullish, yang sering kali membuka jalan bagi hasil positif.
- Konsolidasi Altcoin: Setelah fase penjualan yang agresif, altcoin mulai menemukan stabilitas dengan banyak aset mengonsolidasikan di sekitar level terendah sebelumnya, yang mengindikasikan potensi rebound seiring membaiknya kondisi pasar.
- Pendorong dari Peluncuran Proyek dan Pembaruan: Kuartal 1 2025 dipenuhi dengan acara besar, termasuk peluncuran token, rilis mainnet, peluncuran testnet, dan upgrade jaringan penting (misalnya, Pectra milik Ethereum), yang diharapkan dapat menarik minat pasar.
- Pertumbuhan Berkelanjutan di Sektor AI: Sektor AI dan agen AI terus menunjukkan kinerja yang kuat, dengan proyek inovatif dan pembaruan signifikan—seperti upgrade dTAO milik Bittensor—yang menambah momentum baru bagi sektor ini.
4 Alasan Mengapa Kuartal 1 2025 Masih Bullish untuk Kripto
1. Bitcoin Selalu Memberikan Hasil Positif di Kuartal Satu pada Bull Market

Kuartal 1 selalu menjadi kuartal bullish untuk Bitcoin, terutama dalam bull market. Inilah alasan mengapa banyak orang terkejut dengan pergerakan harga Bitcoin dan altcoin saat ini. Sejak awal tahun, Bitcoin sangat volatil, berfluktuasi antara $106 ribu dan $94 ribu. Di sektor altcoin, sebagian besar aset mengalami penurunan tajam karena perhatian kembali beralih ke BTC.
Penurunan drastis di altcoin dapat dijelaskan dengan naiknya grafik Dominasi Bitcoin sebesar 10% sejak awal 2025. Berbeda dengan ribuan altcoin baru, hanya ada satu BTC, yang kemudian membantu likuiditas terkonsentrasi pada satu aset. Selain itu, semakin banyak negara dan negara bagian yang mempertimbangkan Bitcoin sebagai aset cadangan (seperti di Ceko).
Terakhir, grafik di atas menunjukkan betapa baiknya bulan Februari untuk BTC. Di semua bull market sebelumnya, Februari selalu berwarna hijau, mirip dengan Oktober. Seorang trader berpendapat bahwa kita akan melihat pola yang sama seperti pada Oktober tahun lalu. Pada Oktober lalu, Bitcoin mengalami penurunan di saat banyak berekspektasi akan adanya “Uptober”. Namun, kemudian Bitcoin naik tajam pada minggu kedua Oktober dan hingga akhir Kuartal 4 2024.
2. Ruang Bernapas untuk Altcoin

Setelah fase penjualan yang sangat agresif sejak pertengahan Januari 2025, sektor altcoin akhirnya mendapatkan ruang bernapas. Kebanyakan altcoin tidak lagi mencetak level terendah baru setiap hari dan bergerak sideways di sekitar level terendah sebelumnya (seperti SOL di atas). Altcoin tidak lagi terjun -30% setiap kali ada berita bearish. Selain itu, beberapa sektor pulih lebih cepat dibandingkan yang lain.

Seperti terlihat di atas, sebagian besar sektor telah berada di area hijau selama minggu terakhir (10-14 Februari). Secara mengejutkan, narasi DEX memimpin dengan CAKE yang naik 118% dari narasi Binance Chain. Hal lain yang perlu dicatat adalah peluncuran baru seperti LAYER dan BERA juga berhenti mengalami penurunan setelah penurunan drastis saat peluncuran.
Lebih jauh lagi, grafik OTHERS/BTC dan grafik dominan Bitcoin bergerak ke arah yang berlawanan—grafik Others/BTC menunjukkan pergerakan altcoin di luar 10 besar terhadap Bitcoin. Grafik dominasi telah turun mendekati 60% sementara grafik OTHERS/BTC naik 12% sepanjang minggu ke-2 Februari. Ini merupakan pertanda baik untuk pergerakan pemulihan sebagian besar altcoin.
3. Peluncuran Proyek Baru dan Pembaruan
Kuartal 1 2025 diprediksi akan menjadi kuartal besar bagi banyak proyek yang meluncurkan mainnet dan token mereka. Seperti yang terlihat di bawah ini, banyak proyek menargetkan TGE (Token Generation Event) mereka pada kuartal ini. Di bulan Februari, Solayer, Story Protocol, dan Berachain sudah meluncurkan token mereka. Beberapa proyek juga akan meluncurkan tokennya di kuartal I seperti Kaito, Nillion, Karak, MilkyWay, Linea, dan Initia.

Selain proyek yang meluncurkan token mereka, kita juga memiliki testnet publik yang sangat dinantikan dari MegaETH dan Monad. Kedua proyek ini memiliki komunitas pengguna yang kuat yang menunggu untuk menguji ekosistemnya. Bersama dengan Abstract chain yang didukung oleh Pudgy, ketiganya hampir dipastikan akan melakukan airdrop kepada penggunanya.
Terakhir, Ethereum berencana untuk mengimplementasikan upgrade Pectra (Prague-Electra) pada Kuartal 1 2025. Pectra akan mengimplementasikan mekanisme Account Abstraction dengan mengupgrade setiap akun EOA di Ethereum menjadi dompet pintar. Selain Ethereum, proyek besar seperti Jupiter, UniSwap, dan Bittensor juga memiliki katalis penting di Kuartal 1 2025.
4. Sektor AI Akan Terus Berkinerja

Sektor AI telah menunjukkan ketahanannya. Dengan lahirnya agen AI dan DeFAI, sektor ini semakin hidup daripada sebelumnya. Sorotan dalam 2 bulan terakhir telah tertuju pada agen AI dan DeFAI sementara proyek AI lama seperti GRASS, FET, dan TAO sedikit tertinggal. AI16Z, ARC, dan AVA sekali lagi memimpin kinerja sektor AI. Namun, DEAI, GRASS, dan TAO juga telah pulih dari tren penurunan mereka.
Namun, satu proyek yang dapat mengalihkan perhatian kembali ke sektor AI adalah Bittensor. Pada 14 Februari, Tao mengimplementasikan pembaruan terbesar pada tokenomics-nya dengan upgrade dTAO. Upgrade dTAO merevitalisasi mekanisme staking TAO dan memperkenalkan staking pada tingkat subnet dengan token dTAO. Selain itu, nilai dTAO akan berfluktuasi sesuai dengan kinerja dan popularitas setiap subnet, yang memperkenalkan aspek spekulatif pada TAO.
Di sektor agen AI, pesaing Virtuals, Arc Rig, turut menunjukkan inovasi baru dengan meluncurkan launchpad AI agents yang sama dengan Virtuals. Hal tersebut menjadikan Arc salah satu pesaing utama Virtuals. Selain itu, Virtuals juga baru beberapa minggu berekspansi ke ekosistem Solana.
Kesimpulan
Meskipun awal tahun ini penuh tantangan, fundamental yang mendasari dan perkembangan yang akan datang menunjukkan prospek yang menjanjikan untuk pasar kripto di Kuartal 1 2025. Kinerja historis Bitcoin di Kuartal 1, dikombinasikan dengan fase konsolidasi altcoin, lonjakan peluncuran proyek inovatif, dan aktivitas yang kuat di sektor AI, mengisyaratkan bahwa pasar sedang memposisikan diri untuk kemungkinan pembalikan tren bullish. Para investor hendaknya memperhatikan area-area kunci ini sebagai indikator dari pemulihan pasar yang lebih luas.
Bacaan Lebih Lanjut
- Analisis Pasar Crypto 2025: Potensi Narasi dan Katalis
- Apa itu AI Agents di crypto?
- Analisis AI Agent: Panduan Berdasarkan Tren Pasar dan Data
Referensi
- “Grayscale Research Insights: Crypto Sectors in Q1 2025”, Grayscale, diakses pada 11 Februari 2025.
- Grant, “The blocmates 2025 Thesis”, Blocmates, diakses pada 11 Februari 2025.
- S4mmyeth, “The Agentic Future: AI Agent Weekly Analysis”, Substack, diakses pada 13 Februari 2025.
- “dTAO Introduction”, Taostats, diakses pada 14 Februari 2025.