Pekan lalu, pasar kripto mencatat pemulihan ringan di tengah dinamika geopolitik yang masih bergejolak. Fear and Greed Index berada di angka 43 (Normal), total kapitalisasi pasar kripto ditutup di kisaran US$2,41–2,51 triliun (naik ~3,5% secara mingguan), dan Bitcoin dominance tetap kokoh di atas 56–57%. Artikel ini merangkum pergerakan harga BTC dan ETH, sentimen pasar, serta perkembangan terbaru ekosistem kripto minggu ini.
Ringkasan Artikel
- Pasar mencatat pemulihan moderat, didorong harapan de-eskalasi konflik Iran di awal pekan, namun tekanan kembali muncul setelah negosiasi AS–Iran gagal.
- Sentimen pasar: Fear and Greed Index di angka 43 (Normal), volume perdagangan harian masih relatif rendah.
- Komoditas terpengaruh: Minyak mentah WTI sempat menembus $104/barrel, sementara emas bergerak relatif stagnan sebagai safe-haven.
- BTC ditutup di $70.740 (+2,47%) dan ETH di $2.191 (+3,86%), keduanya masih bertahan di atas level teknikal penting.
Analisis Teknikal Bitcoin dan Ethereum
Bitcoin (BTC)

Bitcoin menutup minggu lalu di harga $70.740, naik 2,47% secara mingguan, dan masih bertahan di atas 21 EMA pada timeframe harian.
Selama BTC mampu mempertahankan posisi di atas level support kunci di $66.000, potensi kelanjutan kenaikan tetap terbuka dengan target terdekat di $76.000. Sebaliknya, breakdown di bawah level tersebut dapat membuka risiko koreksi lebih lanjut.
Ethereum (ETH)

Ethereum menutup minggu lalu di harga $2.191, naik 3,86% secara mingguan, dan masih bertahan di atas 21 EMA pada timeframe harian.
Selama ETH mampu bertahan di atas level support di $2.060, potensi kenaikan lanjutan terbuka menuju target $2.386. Waspadai potensi koreksi jika level support ini gagal dipertahankan.
Sentimen Pasar

Fear and Greed Index berada di angka 43 (kategori normal). Volume perdagangan harian yang masih relatif rendah mencerminkan sikap wait-and-see dari mayoritas pelaku pasar.
Kenaikan BTC di awal pekan sebagian besar dipicu harapan de-eskalasi konflik Iran. Namun, gagalnya negosiasi antara AS dan Iran di akhir pekan membalikkan sebagian gain tersebut dan mendorong minyak WTI sempat menembus $104/barrel. Emas sendiri bergerak relatif stagnan, mengindikasikan pelaku pasar belum sepenuhnya beralih ke aset safe-haven konvensional.
Update Terbaru Ekosistem Kripto

- Bitcoin Spot ETF: Tidak ada inflow maupun outflow signifikan sepanjang minggu lalu, mengindikasikan pasar masih dalam kondisi konsolidasi dan belum menunjukkan arah yang jelas dari sisi institusional.
- Adopsi Institusional: HSBC dan Standard Chartered-backed venture mendapatkan lisensi stablecoin pertama di Hong Kong. BlackRock meluncurkan Bitcoin ETF baru dengan distribusi dividen bulanan (BTC Income ETF). Mantle mengintegrasikan saham tradisional secara on-chain.
- Keamanan DeFi: Drift Protocol di Solana mengalami kerugian $285 juta akibat eksploitasi melalui social engineering — bukan bug pada smart contract. Insiden ini menekan kepercayaan terhadap ekosistem Solana dalam jangka pendek.
- AI Tokens: Sentimen terhadap token AI masih relatif kuat, meski pasar secara keseluruhan masih cenderung bearish.
- Likuidasi: Terjadi likuidasi besar pasca pidato Trump terkait Iran, namun pasar berhasil pulih relatif cepat setelah kabar ceasefire beredar.
Kesimpulan
Pasar kripto saat ini sedang berada dalam fase pencarian arah di tengah ketidakpastian geopolitik dan makro yang masih berlanjut. Sentimen retail cenderung defensive, namun mulai menunjukkan minat kembali terhadap aset kripto seiring meningkatnya volatilitas pada aset tradisional.
BTC dan ETH masih mempertahankan struktur teknikal yang konstruktif selama berada di atas level support masing-masing. Trader disarankan untuk tetap fokus pada level-level kunci, mengelola risiko secara ketat, dan mengantisipasi potensi volatilitas lebih lanjut apabila tensi geopolitik kembali meningkat.
Disclaimer: Artikel ini disusun untuk tujuan edukasi dan informasi umum. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai saran investasi, rekomendasi, maupun dasar pengambilan keputusan finansial. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca, dengan mempertimbangkan kondisi keuangan, tujuan investasi, dan toleransi risiko masing-masing.