Kategori
Investasi

Peran BlackRock dalam Industri Crypto: Menyelami ETHA dan Dunia ETF Crypto

Reading Time: 6 minutes

Dalam lanskap keuangan yang terus berkembang, BlackRock semakin menunjukkan pengaruhnya di dunia crypto, dengan strategi investasi dan inovasi produk yang membentuk masa depan aset digital.

Sebagai perusahaan pengelola aset terbesar di dunia dengan lebih dari $9 triliun dalam aset yang dikelola, BlackRock tidak hanya menjadi pemain utama di pasar tradisional, tetapi juga di dunia cryptocurrency.

Salah satu kontribusi terbesarnya adalah peluncuran berbagai produk terkait crypto, termasuk ETF (exchange-traded fund) seperti ETHA, iShares Ethereum Trust ETF, yang mendefinisikan kembali cara investor institusional berinvestasi di pasar aset digital.

Ringkasan Artikel

  • 💼 Peran BlackRock dalam Industri Crypto: BlackRock semakin menunjukkan pengaruhnya dalam dunia crypto melalui inovasi produk seperti ETHA, iShares Ethereum Trust ETF, yang memberikan akses lebih mudah kepada investor institusional untuk berinvestasi dalam Ethereum.
  • 🔒 Fitur Unggulan ETHA: ETHA memungkinkan investor untuk mendapatkan eksposur langsung pada pergerakan harga Ethereum tanpa harus menangani masalah penyimpanan atau keamanan aset crypto. Dikelola oleh BlackRock, produk ini menawarkan transparansi dan kepatuhan terhadap regulasi yang ketat.
  • 🌍 Peran ETHA dalam Crypto: Sebagai ETF, ETHA membantu menjembatani dunia keuangan tradisional dengan dunia cryptocurrency, memberikan pilihan yang lebih aman bagi investor yang ingin terlibat dalam pasar crypto yang volatil. ETHA juga berperan penting dalam meningkatkan legitimasi dan adopsi Ethereum di kalangan investor institusional.
  • 🔗 Kemitraan BlackRock dengan Proyek Crypto: BlackRock juga menjalin kemitraan dengan beberapa proyek crypto besar seperti Coinbase dan Cirle memperluas pengaruhnya dan mempercepat adopsi teknologi blockchain dan cryptocurrency di kalangan investor institusional.
  • 💡 Masa Depan BlackRock di Crypto: Dengan terus mengembangkan produk-produk crypto dan menjalin kemitraan strategis, BlackRock diperkirakan akan memainkan peran kunci dalam menghubungkan keuangan tradisional dengan dunia DeFi, menawarkan peluang investasi yang lebih terregulasi dan terpercaya.

BlackRock Berperan Besar dalam Industri Crypto melalui Produk ETF

Selama bertahun-tahun, BlackRock berhati-hati dalam memasuki dunia cryptocurrency, namun hal itu berubah setelah perusahaan menyadari potensi aset digital dalam mendiversifikasi portofolio dan menjadi pelindung terhadap inflasi.

Keterlibatannya dalam crypto mencakup investasi di teknologi blockchain, perdagangan futures Bitcoin, serta peluncuran produk-produk inovatif seperti ETF cryptocurrency.

Masuknya BlackRock ke pasar cryptocurrency memberikan legitimasi pada aset digital dan menawarkan jalan bagi investor institusional untuk berpartisipasi sambil tetap mematuhi prinsip-prinsip manajemen aset tradisional.

ETHA: iShares Ethereum Trust ETF Milik BlackRock

Salah satu langkah terbesar BlackRock dalam pasar crypto adalah peluncuran ETHA, iShares Ethereum Trust ETF. Produk ini bertujuan untuk melacak harga Ethereum (ETH) dan memberi investor cara yang lebih mudah untuk mendapatkan eksposur pada cryptocurrency kedua terbesar setelah Bitcoin.

ETHA, iShares Ethereum Trust ETF dikelola oleh BlackRock, yang membawa pengalaman dan keahlian mendalam dalam mengelola aset ke produk ini. Pengelolaan oleh BlackRock memastikan bahwa ETF ini mematuhi standar regulasi yang ketat, menawarkan transparansi dan keandalan bagi para investor. Lalu bagaimana sebenarnya ETHA bekerja dan mengapa produk ini menarik bagi para investor?

Cara Kerja ETHA, iShares Ethereum Trust ETF

ETHA, atau iShares Ethereum Trust ETF, adalah produk investasi spot Ether ETF yang diperdagangkan di bursa Amerika, diterbitkan oleh BlackRock. Melalui iShares Ethereum Trust, BlackRock menawarkan investor sebuah produk investasi yang transparan dan teregulasi, memberikan eksposur langsung terhadap pergerakan harga Ethereum tanpa harus mengelola atau menyimpan aset tersebut secara pribadi.

ETHA menahan Ethereum di dalam Trust sebagai aset dasar utamanya. Dengan demikian, ETHA menjadi jembatan bagi investor institusional maupun ritel untuk mengakses aset crypto melalui infrastruktur keuangan yang sudah mereka kenal. Nilai dari produk ini sangat terkait dengan harga Ethereum, yang berarti produk ini melacak langsung kinerja Ethereum di pasar.

Apakah ETHA Membayar Dividen?

Kraken

Tidak, iShares Ethereum Trust ETF tidak membayar dividen. Ini adalah hal yang umum untuk sebagian besar ETF yang berfokus pada cryptocurrency, karena aset digital seperti Ethereum umumnya tidak menghasilkan pendapatan dalam bentuk dividen. Sebaliknya, nilai ETHA diharapkan tumbuh seiring dengan apresiasi harga Ethereum.

Volume perdagangan ETHA, seperti ETF lainnya, dipengaruhi oleh kondisi pasar. Berdasarkan data dari laman Kraken saat penulisan, volume perdagangan ETHA pada 27 Agustus 2025 tercatat sekitar $631.857, dengan harga per saham sekitar $34.81. Meskipun produk ini relatif baru, volume perdagangan ini dapat meningkat seiring waktu seiring dengan meningkatnya minat investor terhadap Ethereum dan reputasi BlackRock yang kuat.

Jika seorang investor percaya pada potensi pertumbuhan jangka panjang Ethereum dan mencari cara yang terregulasi untuk mendapatkan eksposur terhadapnya, ETHA bisa menjadi pilihan yang tepat. Namun, dengan volatilitas tinggi di pasar cryptocurrency, beberapa investor mungkin memilih untuk menunggu kondisi pasar yang lebih menguntungkan sebelum membuat keputusan pembelian.

Apakah ETHA Memberikan Imbalan Staking?

ETHA tidak memberikan imbalan staking kepada investornya. Meskipun Ethereum (ETH) yang menjadi aset dasar ETF ini dapat menghasilkan reward melalui mekanisme staking di jaringan Ethereum, ETF seperti ETHA tidak menyalurkan imbalan tersebut kepada pemegang sahamnya.

Sebagai gantinya, ETHA hanya merefleksikan pergerakan harga ETH di pasar. Investor mendapatkan keuntungan atau kerugian murni dari naik turunnya harga Ethereum, bukan dari tambahan yield staking. Hal ini sejalan dengan kebijakan sebagian besar ETF kripto di Amerika Serikat, yang fokus pada paparan harga aset digital tanpa menyediakan layanan tambahan seperti staking atau lending.

Kolaborasi BlackRock dengan Proyek Crypto

BlackRock telah menjalin kemitraan dengan beberapa proyek besar di industri cryptocurrency, termasuk Coinbase, bursa crypto terbesar di AS, untuk memberikan akses kepada klien institusionalnya dalam perdagangan aset digital.

Selain itu, BlackRock bekerja sama dengan Circle, perusahaan di balik stablecoin USDC, untuk mempercepat adopsi stablecoin dan teknologi blockchain. BlackRock juga memperluas kiprahnya di dunia crypto melalui BlackRock USD Institutional Digital Liquidity Fund (BUIDL), yang diluncurkan bersama Securitize.

Dana ini menggunakan tokenisasi berbasis blockchain dengan dukungan aset tunai serta obligasi jangka pendek AS, dan memungkinkan investor institusional menerima bunga harian langsung ke dompet digital mereka

Perbedaan antara ETHA dan ETF Crypto Lainnya

Perbedaan utama antara ETHA dan ETF crypto lainnya, seperti FETH (Fidelity Ethereum ETF), terletak pada manajemen dan struktur masing-masing produk.

Meski keduanya melacak kinerja Ethereum, FETH dikelola oleh Fidelity, perusahaan jasa keuangan global lainnya, dan mungkin menawarkan struktur biaya, regulasi, atau profil risiko yang sedikit berbeda.

Pilihan antara ETHA dan FETH bergantung pada preferensi investor terhadap pengelolaan dana, biaya, dan eksposur tertentu pada Ethereum.

Masa Depan BlackRock di Dunia Crypto

Masuknya BlackRock ke dunia crypto, terutama melalui produk seperti ETHA, menunjukkan pendekatan perusahaan yang visioner dan pengakuannya terhadap pentingnya blockchain dan aset digital dalam ekonomi global.

Seiring dengan semakin banyaknya investor institusional yang menunjukkan minat pada cryptocurrency, produk-produk BlackRock diperkirakan akan memainkan peran penting dalam menjembatani dunia keuangan tradisional dan dunia keuangan terdesentralisasi (DeFi).

Dengan BlackRock di belakangnya, produk seperti ETHA menawarkan landasan yang solid bagi mereka yang ingin berinvestasi di Ethereum dengan rasa aman dari perusahaan pengelola aset yang terkemuka. Investor disarankan untuk melakukan riset dan mempertimbangkan toleransi risiko sebelum berinvestasi pada aset yang sangat volatil seperti Ethereum.

Selain itu, iShares Bitcoin Trust (IBIT) milik BlackRock merupakan salah satu ETF Bitcoin (BTC) spot paling menonjol sejak resmi diperdagangkan pada Januari 2024. Produk ini dengan cepat menarik minat investor institusional maupun ritel berkat reputasi BlackRock serta struktur biaya yang kompetitif.

IBIT dirancang untuk mencerminkan harga pasar Bitcoin secara langsung, sehingga investor bisa mendapatkan eksposur terhadap BTC tanpa harus mengelola dompet kripto atau menyimpan kunci privat. Sejak peluncurannya, IBIT secara konsisten mencatat volume perdagangan dan arus masuk dana tertinggi dibanding ETF Bitcoin spot lainnya, termasuk produk serupa dari Fidelity, Ark Invest, hingga Grayscale.

Beli Aset Crypto di Pintu

Tertarik berinvestasi pada aset crypto? Tenang saja, kamu bisa membeli berbagai aset crypto seperti BTC, ETH, SOL, dan yang lainnya tanpa ribet. Selain itu, semua aset crypto yang ada di Pintu sudah melewati proses penilaian yang ketat dan mengedepankan prinsip kehati-hatian.

Aplikasi Pintu juga kompatibel dengan berbagai macam dompet digital populer seperti Metamask untuk memudahkan transaksimu. Ayo download aplikasi Pintu di Play Store dan App Store! Selain melakukan transaksi, di aplikasi Pintu, kamu juga bisa belajar crypto lebih lanjut melalui berbagai artikel Pintu Academy yang diperbarui setiap minggunya!

Disclaimer: Semua artikel dari Pintu Academy ditujukan untuk tujuan edukasi dan bukan merupakan nasihat keuangan.

Referensi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *