Kategori
Analisis Pasar Bitcoin Menengah

Analisis Pasar 31 Desember 2022: BTC Gagal Lewati Resistance-nya

Reading Time: 8 minutes

Angka klaim pengangguran berkelanjutan di Amerika Sertikat kembali mengalami kenaikan. Di satu sisi, melonggarnya pasar tenaga kerja tersebut bisa menjadi tanda bahwa langkah agresif The Fed membuahkan hasil. Dari pasar crypto, BTC dan ETH sama-sama gagal melewati titik resistance Exponential Moving Average (EMA) 21 hari. Simak analisis lebih lengkapnya di artikel berikut.

Seperti biasa, tim trader Pintu telah mengumpulkan berbagai data penting tentang analisis makroekonomi dan pergerakan pasar crypto selama sepekan terakhir yang terangkum dalam Analisa Pasar ini. Akan tetapi, perlu kamu perhatikan bahwa semua informasi pada Analisis Pasar ini bertujuan sebagai edukasi, bukan saran finansial.

Ringkasan Artikel

  • 📈 Angka klaim pengangguran berkelanjutan mengalami kenaikan sebesar 41,000 pada pekan lalu menjadi 1.71 juta. Tertinggi dalam 10 bulan terakhir.
  • ⚠︠Outlook kondisi makroekonomi 2023: resesi semakin mungkin terjadi di 2023.
  • 📉 BTC berupaya untuk bisa melewati titik resistance EMA 21 hari, namun kembali gagal dan terkoreksi lagi. ETH juga gagal melewati titik resistance EMA 21 hari.
  • â—BTC masih berisiko untuk kembali mengalami koreksi menuju area 11,000-14,000 jika mengacu pada data backtesting sebelumnya.

Analisis Makroekonomi

Pasar tenaga kerja Amerika Serikat (AS) mulai melonggar. Salah satu indikasinya adalah angka klaim pengangguran berkelanjutan yang naik 41.000 pada pekan lalu menjadi 1.71 juta, angka tertinggi dalam 10 bulan terakhir. Saat ini, belum terlihat efek sepenuhnya dari PHK, khususnya pada sektor teknologi, seiring efek beberapa PHK baru akan terlihat di kemudian hari. Hal ini dikarenakan beberapa pekerja masih akan menerima gaji untuk beberapa waktu selepas pengumuman PHK.

Melonggarnya data tenaga kerja tersebut bisa menjadi berita yang bagus untuk The Fed. Hal tersebut menandakan langkah agresif The Fed menaikkan suku bunga menunjukkan hasilnya. Dengan demikian, ke depannya The Fed tidak perlu lagi mengambil langkah kebijakan moneter yang agresif.

Angka klaim pengangguran berkelanjutan mencapai titik tertingginya dalam 10 bulan terakhir
Angka klaim pengangguran berkelanjutan mencapai titik tertingginya dalam 10 bulan terakhir

Tiga indeks saham utama bergerak menguat pada akhir pekan seiring dengan data klaim pengangguran mengalami kenaikan. Hal tersebut menjadi indikator bahwa langkah The Fed menaikkan suku bunga terbukti efektif karena memperlambat angka pertumbuhan dan inflasi.

Tiga indeks saham utama bergerak menguat pada akhir pekan lalu
Tiga indeks saham utama bergerak menguat pada akhir pekan lalu.

Outlook kondisi makroekonomi 2023: AS saat ini memang belum mengalami resesi, namun besar kemungkinan resesi akan terjadi pada 2023. Saat ini, ruang untuk mengalami pertumbuhan sangat kecil. Beberapa faktor yang membuat ekonomi 2023 dipenuhi ketidakpastian meliputi, pasar perumahan yang memburuk, inflasi, serta agresifnya The Fed. Untungnya, pasar kemungkinan sudah priced-in untuk risiko resesi dalam jangka pendek. Di satu sisi, The Fed juga akan cenderung tak lagi agresif dalam menaikkan suku bunga ke depan.

Analisis Harga BTC

BTC mengawali pekan ini dengan berupaya menembus level resistance EMA 21 hari. Sayangnya, BTC gagal menembusnya. Terhitung sudah 2 minggu BTC tertahan di bawah garis tersebut, padahal BTC sudah berkali-kali mencoba melewatinya. Jika ditarik lebih jauh, saat ini BTC masih berada di falling wedge channel. Bukan hal yang mengejutkan jika BTC terkoreksi ke bawah level 15,000. Pasalnya, area bottom pada channel saat ini berada di 14,500. Dengan menimbang keseluruhan sentimen pasar dan pergerakan BTC yang menunjukkan tanda-tanda bearish, penurunan harga mungkin terjadi.

Level 14,500 menjadi area bottom pada channel BTC saat ini
Level 14,500 menjadi area bottom pada channel BTC saat ini.

Analisis Harga ETH

Senada, ETH juga terlihat mengalami penolakan pada level resistance EMA 21 hari, dan berlanjut turun ke area bottom edge of channel. Jika aksi harga kembali berlanjut, ada kemungkinan akan terjadi rebound menguat dalam jangka pendek.

ETH terlihat bergerak turun ke area bottom edge of channel
ETH terlihat bergerak turun ke area bottom edge of channel.

2022 Recap

Merekap seluruh sentimen umum yang terjadi di tahun ini, tren bearish mengungguli tren bullish. Proyeksi sebelumnya dari Tim Pintu, yakni BTC berpotensi mengalami tren penurunan hingga ke area 11,000 – 14,000 masih valid. Bahkan, mungkin saja kita akan melihat harga BTC yang semakin memburuk ketika ekonomi mengalami hard landing di saat resesi terjadi di 2023. Meskipun data-data ekonomi terbaru memperlihatkan pembalikan tren, kita saat ini belum melihat penurunan angka inflasi dan pertumbuhan ekonomi yang berlanjut dan konsisten. Masih terdapat risiko BTC mengalami koreksi ke area 11,000-14,000 jika melihat data backtesting.

Analisis Pasar 31 Desember 2022

Jelang ditutupnya candle bulan Desember, jika candle sampai ditutup di bawah level 16,500, maka BTC akan ditutup di bawah level EMA 100 bulan untuk pertama kalinya dalam sejarah BTC.

Analisis Pasar 31 Desember 2022
BTC berpotensi ditutup di bawah level EMA 100 bulan untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Jika kita merekap kinerja aset crypto sepanjang 2022, terlihat BTC, ETH, Polygon, dan token exchange berkinerja sedikit lebih baik dibanding alts token lainnya. Hal ini memperlihatkan efek dari kondisi makroekonomi dan beberapa permasalahan yang terjadi di industri crypto sepanjang 2022.

Analisis Pasar 31 Desember 2022
Daftar kinerja 20 aset crypto dengan kapitalisasi pasar terbesar sepanjang 2022.

Dalam artikel berikut, kamu bisa membaca lebih lanjut apa yang terjadi sepanjang 2022 dan outlook untuk 2023 mendatang.

Analisis On-Chain

Beberapa indikator on-chain di bawah ini bisa memperlihatkan bagaimana kinerja BTC dan keseluruhan pasar crypto yang underperformed.

Pertama, dari indikator Net Unrealized Profit/Loss (NUPL) BTC, terlihat bahwa saat ini BTC masih berada di fase kapitulasi. Indikator ini memperlihatkan perbedaan antara Relative Unrealized Profit dan Relative Unrealized Loss.

Analisis Pasar 31 Desember 2022
Indikator NUPL memperlihatkan BTC masih berada di fase kapitulasi

Kedua, indikator rasio market cap to thermocap BTC yang mengukur harga sebuah aset diperdagangkan pada level premium dibandingkan dengan total security yang dikeluarkan penambang. Secara historis, angka di bawah 0.0000004 (berwarna hijau) menunjukkan siklus pasar bottoms. Sebaliknya, angka di atas 0.000004 (berwarna merah) menunjukkan siklus pasar. Berdasarkan indikator rasio rasio market cap to thermocap terlihat bawah harga BTC saat ini undervalued dibandingkan harga pada bulan Juli 2021.

Analisis Pasar 31 Desember 2022
Indikator ini memperlihatkan BTC sedang undervalued

Ketiga, indikator The Puell multiple yang memperlihatkan sisi pasokan dari ekonomi Bitcoin – penambang Bitcoin dan pendapatannya. Indikator ini melihat siklus sebuah pasar dari sudut pandang pendapatan penambang. Penambang Bitcoin seringkali disebut sebagai penjual wajib lantaran kebutuhan mereka untuk menutupi biaya alat menambang terlepas kondisi pasar yang sangat volatile. Pendapatan yang diperoleh kemudian dapat memengaruhi harga dari waktu ke waktu.

Grafik di bawah ini memperlihatkan periode di mana nilai dari Bitcoin yang diterbitkan secara harian berada di level yang sangat rendah (Puell Multiple memasuki zona hijau). Bagi investor yang membeli di area tersebut, mendapatkan keuntungan yang besar. Sementara ketika grafik periode penerbitan Bitcoin harian sedang sangat tinggi (Puell Multiple memasuki zona merah) mengindikasikan kesempatan profit taking yang menguntungkan bagi investor yang menjual di area tersebut. Berdasarkan hal tersebut, harga saat ini bisa dianggap terlalu rendah dan perlu untuk rebound (indikator berada di zona hijau).

Analisis Pasar 31 Desember 2022
BTC saat ini berada di zona hijau Indikator Puell Multiple

Keempat, indikator The MVRV Z-Score yang digunakan untuk menilai apakah Bitcoin over/undervalued dibandingkan dengan “fair value“-nya. Ketika market value jauh lebih tinggi dibandingan realized value, secara historis, hal tersebut mengindikasikan market top (zona merah). Sementara jika sebaliknya, maka mengindikasikan market bottoms (zona hijau). Secara teknis, MVRV Z-Score didefinisikan sebagai perbedaan antara market cap dan realized cap, dan standar deviasi dari keseluruhan data kapitalisasi secara historis. Saat ini, nilai MVRZ Z-score berada di periode di saat market value berada jauh di bawah realized value. Secara historis, membeli Bitcoin di periode saat ini bisa menghasilkan keuntungan yang besar.

Analisis Pasar 31 Desember 2022
MVRZ Z-score memperlihatkan BTC mempunyai market value jauh di bawah realized value

On-Chain Analysis:

📊 Bursa Pertukaran: Seiring dengan cadangan bursa yang berlanjut naik, hal tersebut menandakan tekanan jual yang lebih tinggi. Sementara net deposits jauh lebih rendah dibandingkan rata-rata tujuh hari terakhir. Rendahnya deposit bisa diartikan besar tekanan jual yang lebih rendah

💻 Penambang: Para penambang menjual kepemilikannya dalam rentang yang moderat jika dibandingkan rata-rata setahun terakhir. Pendapatan penambang juga berada di rentang yang moderat jika dibandingkan rata-rata setahun terakhir.

🔗 On-chain: Lebih banyak investor yang menjual dalam posisi rugi. Di tengah kondisi pasar yang bearish, hal tersebut bisa mendikasikan market bottom. Pergerakan para holder jangka panjang dalam tujuh hari terakhir lebih rendah dari rata-rata. Mereka mempunyai motif untuk memegang koin mereka. Investor berada dalam fase kapitulasi di mana mereka menghadapi kerugian yang belum terealisasikan. Ini mengindikasikan berkurangnya motif untuk menjual dalam posisi rugi yang berujung pada penurunan tekanan jual.

🦠Pasar Derivatif: Trader dengan posisi short jauh lebih dominan dan bersedia membayar para trader dengan posisi long. Sentimen beli lebih dominan di pasar derivatif. Lebih banyak buy orders yang diisi oleh para taker. Seiring dengan open interest (OI) naik, hal tersebut menandakan likuiditas, volatilitas, dan perhatian yang masuk pasar derivatif jauh lebih banyak. Tren kenaikan OI bisa mendukung pergerakan tren harga saat ini.

🔀 Indikator Teknikal: Dari sisi analisa teknikal, indikator RSI mengindikasikan kondisi netral. Lalu, indikator stochastic juga menunjukkan kondisi netral di mana harga saat ini berada di lokasi moderat, yakni di antara titik tertinggi-terendah dalam 2 pekan terakhir.

Berita Seputar Altcoins

  • 🔄 1inch (1INCH) luncurkan pembaruan Fusion pada 1inch Swap Engine. Pembaruan Fusion ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan seiring dengan penambahan ekstra layer yang membuat pengguna terlindungi dari sandwich attacks. Selain itu, pembaruan Fusion juga meningkatkan efisiensi biaya karena pengguna tidak perlu lagi membayar network fees. Alhasil, profitabilitas Swap Engine juga meningkat. Sebagai tambahan, pembaruan ini juga termasuk perbaikan jaringan, seperti pembaruan staking contracts dan tokenomics.
  • 🖼︠Dua proyek utama NFT milik Solana (SOL) akan hengkang. Setelah menjalani tahun yang sulit akibat terkena dampak FTX, kini Solana juga harus kehilangan dua proyek NFT unggulannya. Pada pekan lalu, DeGods dan y00ts mengumumkan akan hengkang dari jaringan Solana dan bermigrasi ke mainnet Ethereum dan Polygon.

Berita Lainnya dari Dunia Kripto dalam Sepekan Terakhir

  • 🚨 Platform trading 3Commas diretas dan aset crypto senilai 22 juta dolar AS hilang dicuri. Peretasan ini dilakukan melalui pencurian Application Programming Interface (API) keys dari 3Commas. Kejadian ini bermula dari cuitan ZachXBT yang menyebut dirinya mendapatkan pesan dari sosok anonim yang memiliki sekitar 100.000 API keys milik pengguna 3Commas. Semula, 3Commas menampik kejadian tersebut dan berdalih bahwa hal tersebut terjadi karena serangan phising. Namun, pada Rabu (28/12/22), 3Commas akhirnya mengakui bahwa terjadi peretasan.
  • 💰 MicroStrategy kembali beli 2.500 Bitcoin senilai US$ 45 juta. Namun, selain melakukan aksi pembelian, pada 22 Desember 2022, MicroStrategy juga melakukan penjualan Bitcoin sebanyak 704 BTC senilai US$ 11,8 juta. Aksi jual tersebut merupakan yang pertama kalinya dilakukan MicroStrategy sejak memiliki Bitcoin pada 2020 silam. Secara keseluruhan, MicroStrategy saat ini memiliki kepemilikan terhadap Bitcoin sebanyak 132,500 BTC.
  • 🔗 MetaMask Swap kini dukung jaringan Arbitrum dan Optimism. Fitur Swap pertama diluncurkan pada akhir 2020 dengan layanan yang memungkinkan pengguna menukar token pada dompet mereka tanpa harus menghubungkannya ke DEX. Teranyar, MetaMask Swap sudah mendukung penukaran pada jaringan layer-2 milik Arbitrum dan Optimism. Semenjak diluncurkan, kini MetaMask Swap telah mencatatkan volume secara kumulatif mencapai 24 miliar dolar AS dengan jumlah pengguna mencapai lebih dari 1.5 juta.

Performa Aset Kripto dalam Sepekan Terakhir

Analisis Pasar 31 Desember 2022

Aset Kripto dengan Performa Terbaik

  • Lido DAO (LDO) +5.98%
  • Litecoin (LTC) +5.87%
  • Algorand (ALGO) +5.44%
  • Filecoin (FIL) +5.14%

Aset Kripto dengan Performa Terburuk

  • Hedera (HBAR) -14.76%
  • Solana (SOL) 13.48%
  • Flow (FLOW) -13.03%
  • The Sandbox (SAND) -12.48%

Referensi

Arijit Sarkar, 1inch launches Fusion upgrade to improve swap security and profitability, Coin Telegraph, diakses pada 1 Januari 2023

Bankless, Solana is in trouble. Bankless Newsletter, diakses pada 1 Januari 2023.

Mat Di Salvo, 3Commas Admits It Was Source of API Leak That Led to Hacks, DeCrypt, diakses pada 1 Januari 2023

Oliver Knight, MicroStrategy Added 2,500 Bitcoins for $45M in Last 2 Months, Coin Base, diakses pada 1 Januari 2023.

Samuel Haig, MetaMask Swaps add support for Layer-2 networks Arbitrum and Optimism, The Defiant, diakses pada 1 Januari 2023.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *