Kategori
Uncategorized Altcoins Investasi

Berburu Airdrop Sambil Cuan dari Liquid Restaking? Simak Caranya di Sini!

Reading Time: 4 minutes

Ethereum restaking adalah salah satu narasi crypto yang populer di tahun 2024 ini. Beragam platform Ethereum restaking juga tengah mengimplementasikan sistem poin, meningkatkan potensi airdrop bagi para penggunanya.

Di artikel kali ini, Pintu Academy akan menjelaskan dengan lengkap bagaimana cara melakukan deposit Liquid Restaking Token (LRT) dengan bonus atau APY tinggi sambil berburu airdrop points menggunakan Pintu Web3 Wallet. Yuk, disimak!

Ringkasan Artikel

  • ✨ Ethereum restaking adalah salah satu narasi yang masih berkembang di dunia crypto tahun ini, dan Liquid Restaking Token (LRT) dapat didepositokan pada platform DeFi untuk mendapatkan imbal hasil, salah satunya di Pendle.
  • 🚀 Beberapa platform restaking memiliki sistem poin yang berpotensi menjadi nilai airdrop di masa yang akan datang. Contohnya adalah EigenLayer dan Renzo Protocol.
  • 🪂 Dengan melakukan deposit LRT, investor tidak hanya mendapatkan imbalan berupa yield, tapi juga poin untuk meningkatkan potensi mendapatkan airdrop.

Tentang Restaking

Ethereum restaking adalah salah satu narasi yang menjadi perhatian di dunia crypto akhir-akhir ini ini. Pada dasarnya, dengan restaking ETH investor dapat menggunakan kembali aset yang di-stake untuk memaksimalkan imbalan pada platform deFi lain.

Nah, saat melakukan restaking, pengguna akan mendapatkan Liquid Restaking Token (LRT) yang juga dapat didepositokan di liquidity pool untuk mendapatkan bunga atau imbal hasil. Salah satu platform yang memfasilitasinya adalah Pendle Finance.

Di artikel ini, kami akan menjelaskan cara melakukan deposit LRT di Pendle, sambil mengumpulkan poin airdrop dari platform-platform restaking, yaitu EigenLayer dan Renzo Protocol.

Kenapa sih liquid restaking ini jadi salah satu narasi yang populer? Pada dasarnya,  LRT ini sendiri berperan dalam meningkatkan nilai ETH. Hal ini dikarenakan dengan mengunci ETH pada platform staking, maka suplai ETH di pasar akan berkurang dan mendorong investor untuk hold ETH yang dimiliki ketimbang menjualnya.

Sekilas Mengenai Eigenlayer dan Renzo Protocol

Salah satu protokol yang mempelopori restaking adalah EigenLayer, yang pada dasarnya menggunakan kembali ETH yang di-staking untuk mengamankan berbagai protokol lain di Ethereum.

Sementara itu, Renzo adalah platform Liquid Restaking Token (LRT) yang berfungsi menyederhanakan proses restaking pada EigenLayer. Protokol ini mengabstraksi semua kompleksitas dan memungkinkan kolaborasi yang mudah antara pengguna dan operator node EigenLayer.

Dengan melakukan restaking di Renzo, pengguna akan mendapatkan ezETH yang merupakan LRT dari Renzo, sekaligus EigenLayer Points and Renzo ezPoints. Semakin tinggi poin, semakin tinggi juga potensi untuk mendapatkan alokasi airdrop dari kedua platform ini di masa yang akan datang.

Baca lebih lanjut mengenai EigenLayer di artikel ini.

Sekilas Mengenai Pendle

Sumber: https://app.pendle.finance/trade/markets

Sementara itu, Pendle adalah protokol DeFi yang memfasilitasi tokenisasi dan perdagangan future yield dari sebuah aset yield-bearing menggunakan sistem automated market maker.

Tujuan utama Pendle adalah menyediakan cara bagi pengguna yang mempunyai aset yang menghasilkan yield untuk meningkatkan keuntungannya. Selain itu, pengguna juga dapat membeli aset dengan harga yang lebih rendah dari harga pasar. Hal ini karena Pendle membagi aset yield-bearing menjadi token prinsipal dan token yield di mana pembagian tersebut membuat harga token prinsipalnya bisa lebih murah.

Kemudian, pengguna bisa memperdagangkan ataupun mengunci token yield tersebut melalui DEX milik Pendle. Token-token yang terdapat di Pendle termasuk Liquid Staking Token (LST), Liquid Restaking Token (LRT), stablecoin dan lain sebagainya.

Pendle Finance adalah salah satu protokol yang memimpin dengan kapitalisasi pasar senilai US$396 juta. Dan pada saat publikasi, native token PENDLE telah mengalami lonjakan harga sebesar 47% dalam 7 hari terakhir menjadi US$4,13,.

Baca lebih lanjut mengenai Pendle Finance di artikel ini.

Cara Melakukan Deposit di Pendle Sekaligus Mendapatkan Poin Eigenlayer dan Renzo

  • Untuk memulai deposit di Pendle, pastikan kamu memiliki ETH terlebih dahulu. Kamu bisa membeli ETH di Pintu dan kemudian mentransfernya ke Pintu Wallet Web3 menggunakan jaringan Arbitrum agar gas fee lebih murah.
  • Setelah itu hubungkan Pintu Wallet Web3 kamu dengan pendle.magpiexyz.io, sebuah protokol cross-chain yang memungkinkan penggunanya mengakses beragam DeFi pada satu platform.
  • Pastikan hubungkan wallet kamu ke platform ini dengan jaringan Arbitrum untuk meminimalkan gas fee yang harus kamu bayar. Untuk pelajari lebih lanjut cara menghubungkan Pintu Web3 Wallet dengan dApps, klik FAQ berikut ini.
  • Saat wallet sudah terhubung, kemudian kamu dapat melihat beragam LRT yang dapat kamu depositkan di bagian liquidity pools.
  • Salah satu LRT yang menawarkan Annual Percentage Yield (APY) yang cukup besar adalah Renzo ezETH, yang pada saat penulisan artikel ini menawarkan APY yang cukup fantastis yaitu sebesar 72.19% seperti yang dapat dilihat di bawah ini.
  • Jika kamu ingin mendepositkan Renzo ezETH, klik Renzo ezETH kemudian klik “Get ezETH LP”, yang akan mengarahkan kamu ke Pendle Finance.
  • Pada Pendle Finance, tentukan jumlah ETH yang ingin kamu restake, kemudian, klik “Zap In”.
  • Setelah mendapatkan ezETH, kembali ke pendle.magpiexyz.io untuk menyelesaikan proses deposit. Perlu diingat bahwa deposit ini memerlukan komitmen selama 90 hari, jadi rencanakan dengan baik
  • Tentukan jumlah ezETH LP yang ingin kamu depositkan dan klik “Approve”. Kemudian klik “Deposit” untuk depositkan ezETH-mu.
  • Untuk melihat jumlah deposit dan imbal hasil yang kamu terima, klik “Claim” yang terdapat di menu halaman utama, dan kamu dapat memonitor jumlah aset yang telah kamu depositkan beserta jumlah imbalan yang kamu dapatkan.

Menariknya, dengan melakukan deposit LRT dengan Pendle, investor tidak hanya mendapatkan keuntungan dari Annual Percentage Yield (APY) yang tinggi, tetapi juga memiliki kesempatan untuk mengumpulkan Poin EigenLayer dan Renzo ezETH, meningkatkan imbalan dan potensi mendapatkan airdrop.Kamu dapat mengecek poin yang sudah kamu kumpulkan di platform Renzo Protocol di bagian portfolio.

Jadi, apakah kamu tertarik untuk mencoba? Pastikan untuk gunakan Pintu Web3 Wallet, ya!

🚨 Disclaimer: Artikel ini dibuat dengan tujuan edukasi dan pengetahuan, bukan sebagai saran finansial. Selalu hati-hati dengan penipuan airdrop! Perhatikan link yang kalian tuju dan pastikan kamu mengakses sumber resmi.

Menggunakan Web3 Wallet di Aplikasi Pintu

Pintu baru saja meluncurkan Web3 Wallet yang bisa kamu gunakan langsung di aplikasi Pintu, lho. Dengan Pintu Web3 Wallet, kamu tidak hanya bisa mengirim, menerima dan menyimpan aset crypto, tapi juga bisa mengakses berbagai dApps seperti OpenSea, PancakeSwap, Blur, dan lain-lain.

Pintu Web3 Wallet mendukung multi-chain network seperti Ethereum, BNB Smart Chain, Polygon dan lain-lain. Sehingga kamu dapat berinteraksi dengan smart contracts dan dApps di berbagai jaringan blockchain hanya dengan satu wallet.

Artinya, dengan Pintu Web3 Wallet, kamu bisa jadi bagian dari masa depan internet yang terdesentralisasi dan berpartisipasi dalam berbagai proyek Web3. Yuk, buat Web3 Wallet-mu di aplikasi Pintu sekarang. Tonton video ini untuk ketahui cara membuatnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *