Kategori
Analisis Pasar Menengah

Analisis Pasar 31 Okt – 6 Nov: BTC Kembali Melambung Pasca Kenaikan Suku Bunga The Fed

Reading Time: 6 minutes

Bank Sentral Amerika Serikat, The Fed, kembali menaikkan suku bunga acuan sebanyak 75bps pada Rabu minggu lalu. Kenaikkan suku bunga ini disambut dengan melemahnya pasar crypto. Akan tetapi, penurunan tidak berlangsung lama, dan harga Bitcoin (BTC) kembali melambung. Seperti apa analisis lengkapnya? Yuk, baca lebih lanjut di analisis pasar minggu ini.

Tim trader Pintu telah mengumpulkan berbagai data penting tentang pergerakan pasar kripto selama sepekan terakhir yang terangkum dalam Analisa Pasar ini. Akan tetapi, perlu kamu perhatikan bahwa semua informasi pada Analisis Pasar ini bertujuan sebagai edukasi, bukan saran finansial.

Ringkasan Analisis Pasar

  • 🏦 Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) menaikkan suku bunga acuan sebesar 75 basis poin. The Fed kemungkinan akan tetap hawkish, atau memperketat kebijakan moneter, sebelum inflasi mencapai puncaknya.
  • 📉Pasar ekuitas merosot karena sikap hawkish The Fed, dengan S&P turun sebanyak 4,6%, Dow turun 2,6% dan Nasdaq turun 6,8%.
  • 🔎 Open interest untuk Bitcoin (BTC) menurun dari 10,7 Miliar USD pada 26 Oktober menjadi 9,2 Miliar USD pada 4 November.
  • 📊 BTC memiliki reaksi beragam menyusul kebijakan The Fed. BTC sempat mengalami penurunan setelah sikap hawkish The Fed, tetapi pulih dan bangkit kembali setelahnya.

Analisis Makroekonomi

Bank Sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve (The Fed) kembali menaikkan suku bunga acuan, kali ini sebesar 75 basis poin. Kenaikan yang diumumkan pada Rabu minggu lalu membawa suku bunga ke kisaran 3,75-4%, yang merupakan level tertinggi sejak resesi tahun 2008.

Kepala Federal Reserve, Jerome Powell, mengatakan, “Kami masih memiliki beberapa [rencana], dan data yang masuk sejak pertemuan terakhir kami menyiratkan bahwa tingkat suku bunga tertinggi akan melebihi perkiraan sebelumnya.” Pernyataan ini menunjukkan bahwa The Fed dapat menaikkan suku bunga ke tingkat yang lebih tinggi dari yang sebelumnya diantisipasi.

Consumer Price Index (CPI) yang meningkat lebih cepat daripada yang diantisipasi selama dua bulan terakhir, meningkatkan kemungkinan The Fed akan mengambil langkah agresif sebelum inflasi memuncak. Menurut grafik di bawah ini, The Fed kemungkinan akan menaikkan suku bunga menjadi 4,75% pada akhir tahun ini, dan 5% pada tahun depan.

Consumer Price Index (CPI) yang meningkat lebih cepat daripada yang diantisipasi selama dua bulan terakhir

Pada saat penulisan analisis ini, S&P 500 melemah 4,6%, sementara Dow Jones turun 2,6%, dan Nasdaq turun 6,8%, menyusul sikap hawkish The Fed. Namun, kami mengantisipasi bahwa pejabat The Fed akan segera berbicara di depan umum dalam bahasa yang tidak terlalu hawkish. Perubahan ke arah yang baik kemungkinan terjadi saat pemilihan midterm atau paruh waktu Amerika Serikat berikutnya, seperti yang sudah dinyatakan minggu lalu. Harapkan juga pasar ekuitas akan diperkuat pada akhir tahun sebagai akibat dari pemilihan midterm dan rally saat Natal yang umum terjadi.

💡 Pemilihan midterm adalah pemilu dua tahunan yang dilaksanakan oleh Amerika Serikat. Pemilu ini tidak mendapatkan perhatian sebesar seperti pemilihan presiden, tetapi pemilihan ini sangat penting dalam menentukan partai mana yang memiliki kendali atas kongres dan kekuatan untuk mendukung atau menggagalkan agenda presiden.

Setelah pengumuman oleh The Fed tentang kenaikan suku bunga, dolar AS sekali lagi menguat sebelum jatuh pada hari Sabtu dan menemukan support di dekat EMA 55-minggu.

dolar AS sekali lagi menguat sebelum jatuh pada hari Sabtu dan menemukan support di dekat EMA 55-minggu

Analisis Harga Bitcoin

Selama seminggu terakhir, derivatif crypto mencatat short squeeze terbesar sejak pertengahan 2021. Pada hari kedua 25 dan 26 Oktober, total short senilai 1,3 Miliar USD dilikuidasi. Namun, short squeeze (harga aset yang meningkat karena faktor teknikal, atau tidak didorong oleh faktor fundamental) ini berdampak minimal pada harga crypto.

Open interest untuk BTC menurun

Open interest untuk BTC menurun dari 10,7 Miliar dolar AS pada 26 Oktober menjadi 9,2 Miliar dolar AS pada 4 November. Pasar telah sedikit mengalami deleveraged karena short squeeze minggu lalu seperti yang dijelaskan di atas. Meskipun ini merupakan sinyal yang baik, open interest masih tetap tinggi.

💡 Open interest adalah indikasi dari modal yang mengalir masuk dan keluar dari pasar. Jika lebih banyak modal mengalir ke Bitcoin futures, maka open interest akan meningkat. Namun, jika modal mengalir keluar, open interest akan menurun. Oleh karena itu, peningkatan open interest merupakan indikasi bull market, sedangkan jika menurun, ini menandakan bear market.

peningkatan open interest merupakan indikasi bull market, sedangkan jika menurun, ini menandakan bear market

Pendanaan tetap positif sejak pertengahan Oktober, ini berarti bahwa long position traders dominan dan bersedia membayar kepada short traders.

long position traders dominan dan bersedia membayar kepada short traders

Selama seminggu terakhir, BTC telah jatuh menyusul pengumuman kenaikan suku bunga oleh The Fed, yang juga ditambah dengan sikap hawkish Jerome Powell. Namun, keadaan ini tidak bertahan lama, karena BTC menemukan support pada EMA 21 dan 55 minggu dan kemudian memantul, menembus ke atas EMA 100 hari. Mari cari tahu lebih lanjut apakah BTC bisa bertahan di atas EMA 100 hari sebagai garis support.

apakah BTC bisa bertahan di atas EMA 100 hari sebagai garis support

Pada chart mingguan, BTC mencoba untuk menembus resistance MA 21 minggu di 20.500 dolar AS. Jika kita menutup candle mingguan di atas titik harga ini, harapkan lebih banyak momentum positif untuk sisa minggu ini.

BTC mencoba untuk menembus resistance MA 21 minggu di 20.500 dolar AS

Selama seminggu terakhir, BTC telah berhasil menembus garis Fibonacci retracement 0,236 yang bertepatan dengan garis EMA 200 minggu. BTC kemudian menemukan support di baris ini dan mencoba menembus EMA 21 minggu tetapi tidak berhasil.

BTC telah berhasil menembus garis Fibonacci retracement 0,236

Analisis On-chain

  • 📊 Pertukaran: Cadangan devisa yang terus meningkat, menunjukkan tekanan jual lebih tinggi. Setoran bersih di bursa lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata 7 hari. Deposito yang lebih rendah dapat diartikan sebagai tekanan jual yang juga lebih rendah.
  • 👨🏻‍💻 MinersMiners menjual kepemilikan dalam kisaran moderat dibandingkan dengan rata-rata satu tahun. Pendapatan penambang juga berada dalam kisaran moderat dibandingkan dengan rata-rata satu tahun.
  • 🔗 On-chain: Lebih banyak investor yang menjual dengan rugi. Di tengah bear market, hal ini bisa menunjukkan adanya dasar pasar. Pergerakan long-term holders dalam 7 hari terakhir lebih rendah dari rata-rata. Mereka memiliki motif untuk tetap memegang koin mereka. Investor berada dalam fase kapitulasi, di mana mereka saat ini menghadapi kerugian yang belum direalisasi. Hal ini menunjukkan adanya penurunan motif untuk merealisasikan kerugian yang berujung pada penurunan tekanan jual.
  • 🏦 Derivatif: Long position traders dominan dan bersedia membayar kepada pedagang pendek. Sentimen beli dominan di pasar derivatif. Lebih banyak pesanan beli diisi oleh pengambil. Saat minat terbuka menurun, ini menunjukkan investor menutup posisi berjangka dan kemungkinan pembalikan tren. Pada gilirannya, hal ini dapat memicu kemungkinan terjadinya long/short-squeeze yang disebabkan oleh pergerakan harga yang tiba-tiba atau sebaliknya.
  • 🔎Teknis: Stochastic menunjukkan kondisi netral di mana harga saat ini berada pada lokasi yang moderat antara kisaran tertinggi dan terendah dalam 2 minggu terakhir.

Berita Seputar Altcoins

  • 🖼 Beeple Akan Luncurkan ‘Immersive 3D NFT’ di Solana. Seniman NFT terlaris di dunia, Beeple, akan membawa NFT ke blockchain Solana melalui Metaplex dan Render Network. Stephen Hess, CEO Metaplex Studios, menyampaikan kabar ini pada hari Minggu, 6 November 2022. “Bekerja sama dengan Render Network, kami senang menyambut Beeple ke Metaplex dan Solana,” Hess mengumumkan. Ia juga menambahkan bahwa Beeple akan “meluncurkan masa depan streaming dan NFT 3D yang imersif.”
  • 🎮 Token GALA Turun 20% Menyusul Isu Peretasan. Gala Games membuat kepanikan Kamis lalu karena kekhawatiran adanya peretasan bernilai miliaran dolar, dan membuat native token GALA turun sebanyak 20%. Sementara itu, sebuah perusahaan yang tampaknya terkait dengan platform play-to-earn tersebut mengatakan bahwa Gala sebenarnya secara sengaja menyerang dirinya sendiri untuk mencegah pelaku jahat melarikan diri dengan uang pengguna. Kekhawatiran ini berkembang setelah satu alamat blockchain muncul dan melakukan minting token GALA senilai lebih dari 1 miliar dolar AS.

Berita Lainnya dari Dunia Kripto dalam Sepekan Terakhir

  • ⚠️ Binance akan Menjual Sisa Kepemilikan Token FTX. Founder & CEO crypto exchange Binance, Changpeng ‘CZ’ Zhao, pada hari Minggu mengakui akan menjual sisa native token FTX (FTT) yang mereka miliki. Dalam cuitannya, CZ menyampaikan bahwa penjualan FTT oleh Binance akan dilakukan dengan cara yang “meminimalkan dampak pasar” dan bisa memakan waktu “beberapa bulan untuk diselesaikan.” Langkah ini menyusul adanya kekhawatiran akan kesehatan keuangan Alameda Research, perusahaan trading yang didirikan oleh Sam Bankman-Fried, CEO dari FTX.
  • ⛓ JPMorgan eksekusi perdagangan DeFi pertama. Raksasa keuangan global JP Morgan menyelesaikan transaksi lintas batas pertamanya menggunakan DeFi di blockchain publik dengan bantuan Project Guardian dari Otoritas Moneter Singapura (MAS). Bank DBS memulai uji perdagangan valuta asing (FX) dan surat berharga pemerintah menggunakan kumpulan likuiditas DeFi yang telah mendapatkan izin. Selain JPMorgan dan DBS Bank, Bank for International Settlements juga mengatakan bahwa teknologi automated market-making di DeFi dapat berfungsi sebagai “dasar untuk infrastruktur keuangan generasi baru.”

Performa Aset Kripto dalam Sepekan Terakhir

Infografis Performa Aset Kripto dalam Sepekan Terakhir

Referensi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *