Kategori
Analisis Pasar

Analisis Pasar 26 Februari 2024: Waspada Potensi Koreksi BTC Dalam Jangka Pendek

Reading Time: 6 minutes

Pergerakan harga Bitcoin (BTC) setelah menyentuh harga $53.000 sempat membuat pasar sangat optimis. Namun hingga minggu keempat Februari ini, BTC belum mampu menembus kembali level tersebut dan cenderung berkutat pada harga $51.000 & $52.000. Masihkah momentum bullish ini terjaga dalam beberapa minggu ke depan? Simak analisisnya di bawah ini.

Tim trader Pintu telah mengumpulkan informasi penting dan menganalisis keadaan ekonomi secara umum serta pergerakan pasar mata uang crypto selama satu minggu terakhir. Akan tetapi, perlu diperhatikan bahwa semua informasi pada Analisis Pasar ini bertujuan sebagai edukasi, bukan saran finansial.

Ringkasan Artikel

  • ✍🏻 BTC berkutat di $51.000-52.000, waspada koreksi jangka pendek.
  • 👀 Investor Ethereum (ETH) bersiap menyambut Ethereum Dencun 13 Maret, jelajahi platform Layer2 yang terdapat dalam ekosistem ETH.
  • 📊 Indeks Harga Produsen bulan Januari melonjak 0,3%, sedangkan izin mendirikan bangunan turun 1,5% menjadi 1,470 juta unit pada periode yang sama.
  • 🏭 PMI Manufaktur Global S&P naik dari 50,7 menjadi 51,5, sedangkan PMI Jasa Global S&P turun tipis dari 52,5 menjadi 51,3.
  • 📉 Klaim tunjangan pengangguran menurun 12.000 menjadi 201.000 pada minggu lalu.

Analisis Makroekonomi

Indeks Harga Produsen

Pada Januari 2024, Indeks Harga Produsen (IHK) mengalami lonjakan sebesar 0.3% yang mengindikasikan meningkatnya tekanan inflasi. Peningkatan ini bersamaan dengan kenaikan sebesar 0,5 persen pada Inti PPI yang tidak termasuk fluktuasi harga pangan dan energi. Pola serupa juga terlihat pada harga konsumen dengan kenaikan PPI sebesar 0,3 persen dan peningkatan sebesar 0,4 persen. Angka-angka tersebut mengisyaratkan potensi penyesuaian biaya hidup yang berdampak pada perekonomian secara luas.

Indikator lainnya turut memberikan prospek perekonomian yang beragam, seperti, Indeks Indikator Utama AS turun 0,4 persen menjadi 102,7, hanya sedikit melebihi ekspektasi dan menunjukkan tantangan perekonomian di masa depan. Meskipun terdapat sinyal-sinyal yang beragam, penurunan nilai dolar dan sedikit perbaikan dalam sentimen konsumen pada bulan Februari, serta peningkatan ekspektasi inflasi jangka pendek, memberikan gambaran yang berbeda mengenai kondisi perekonomian AS. Para analis, salah satunya dari Citi memperkirakan masa depan penuh dengan tantangan, di mana tanpa adanya antisipasi soft landing dan potensi tanda-tanda resesi pada musim panas, hal ini menyoroti dinamika kompleks yang terjadi dalam lingkungan perekonomian saat ini.

Indikator Ekonomi Lainnya

  • Izin Mendirikan Rumah: Berdasarkan laporan dari National Association of Home Builders, di Januari 2024 terdapat penurunan sebesar 4,7% dalam konstruksi rumah keluarga tunggal. Meskipun terjadi penurunan, ada optimisme untuk kembali pulih, yang didorong oleh peningkatan izin pembangunan rumah tangga tunggal sebesar 1,6% menjadi 1,015 juta unit dan peningkatan kepercayaan pembangun ke level tertinggi dalam 18 bulan. Sebaliknya, pembangunan awal untuk proyek dengan lima unit atau lebih turun tajam sebesar 35,8% menjadi 314.000 unit, berkontribusi terhadap penurunan keseluruhan pembangunan perumahan sebesar 14,8% menjadi 1,331 juta unit, jauh di bawah perkiraan 1,460 juta unit. Selain itu, izin bangunan multi-keluarga menurun sebesar 9,0% menjadi 405.000 unit, dengan total izin bangunan menurun sebesar 1,5% menjadi 1,470 juta unit, yang menunjukkan sinyal beragam terhadap arah pasar perumahan di masa depan.
  • Indeks Sentimen Konsumen Michigan: Indeks ini relatif stabil di bulan Februari sebesar 79,6, hanya naik sedikit dari bulan Januari namun di bawah ekspektasi (80,0). Stabilitas ini menunjukkan kepercayaan konsumen yang berlanjut terhadap perekonomian, dengan optimisme terhadap kondisi bisnis di masa depan mencapai level tertinggi sejak Desember 2020. Meskipun sentimen masih 6% atau di bawah rata-rata historisnya, angka tersebut sebetulnya 30% lebih tinggi dibandingkan November 2023 yang mencerminkan inflasi dan pasar tenaga kerja mengalami perbaikan.
  • Klaim Pengangguran Awal: Klaim pengangguran baru AS turun ke level terendah dalam 5 minggu menjadi 201,000 pada pekan yang berakhir 17 Februari, di bawah ekspektasi sebesar 218,000 yang merupakan angka terendah sejak 189.000 yang tercatat pada 5 minggu sebelumnya. Klaim lanjutan juga turun menjadi 1,86 juta. Data ini menunjukkan, mencari pekerjaan di AS lebih mudah bagi para pengangguran serta mendukung ketatnya pasar tenaga kerja AS yang memungkinkan The Fed untuk mempertahankan suku bunga stabil meskipun ada kekhawatiran terhadap inflasi.
  • S&P Global PMI: Aktivitas bisnis AS pada bulan Februari cenderung beragam di tengah pertumbuhan sektor swasta yang secara keseluruhan melambat namun masih menunjukkan adanya ekspansi. Manufaktur sendiri mengalami peningkatan positif (PMI menjadi 51,5), dengan output pabrik mencapai level tertinggi dalam 10 bulan. Namun, sektor jasa sedikit melemah (PMI turun menjadi 51,3), meskipun masih berada dalam wilayah ekspansi. Intisari yang dapat diambil adalah berkurangnya tekanan biaya pada kedua sektor tersebut, dengan harga input mengalami pertumbuhan paling lambat sejak bulan Oktober 2020. Kemudian, bersamaan dengan data PMI menunjukkan bahwa, perekonomian AS kemungkinan akan tumbuh pada tingkat tahunan sekitar 2% di kuartal pertama. The Fed sendiri berpotensi memperketat kebijakan moneternya dan menurunkan suku bunga yang baru dipertimbangkan pada Juni mendatang.

Analisis Harga BTC & ETH

BTC

BTC saat ini tengah menghadapi tantangan di kisaran harga $51.000-52.000 yang membuat investor jangka panjang memiliki kegelisahan. Meski begitu, pasar tengah menghadapi ekspansi yang berlebihan dan ada upaya sedang dilakukan untuk melewati level ini.

Perlu diperhatikan terdapat potensi kemunduran harga dalam jangka pendek yang tampaknya mungkin terjadi pada pekan ini. Jika terjadi terobosan di atas harga tertinggi baru-baru ini dalam beberapa minggu terakhir, target potensial selanjutnya terletak pada $55.000 dan diikuti oleh $60.000.

Momentum bullish telah dibatasi dalam rentang perdagangan yang ketat selama lebih dari seminggu. Kekhawatiran muncul mengenai masuknya dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) Bitcoin yang mengalami perlambatan dalam beberapa hari terakhir. Bahkan, pada 21 Februari ada arus dana bersih yang keluar sekitar $36 juta.

ETH

Investor terus memantau dengan cermat potensi persetujuan ETF spot Ethereum namun fokusnya sedang beralih ke peningkatan Ethereum Dencun 13 Maret mendatang. Peningkatan yang akan segera terjadi ini diperkirakan akan berdampak besar dan berpotensi memberikan dukungan kepada berbagai peserta dalam ekosistem Ethereum.

Dengan mempertimbangkan potensi konsekuensinya, mari kita jelajahi bagaimana peningkatan Ethereum Dencun dapat berdampak positif pada platform Layer2 lainnya dalam ekosistem Ethereum.

Melihat grafik di bawah ini, kita dapat melihat bahwa ETH/BTC telah menemui resistensi di garis EMA 200 minggu. Jik mampu melewati garis resistensi ini akan melanjutkan momentum kenaikan yang dimiliki ETH atas BTC.

Total Pasar Crypto

Seluruh pasar mata crypto saat ini berada pada $1.89 triliun, meskipun mengalami penurunan -1,2%.

Analisis On-Chain

  • 📊 Bursa Pertukaran: Cadangan devisa terus menurun mengindikasikan tekanan jual lebih rendah. Simpanan bersih di bursa lebih tinggi dari rata-rata 7 hari yang diartikan sebagai tekanan jual lebih tinggi.
  • 💻 Penambang: Para penambang menjual lebih banyak kepemilikan dibandingkan dengan rata-rata satu tahun. Pendapatan penambang berada dalam kisaran moderat, dibandingkan dengan rata-rata satu tahun.
  • ⛓️ On-Chain: Lebih banyak investor yang menjual dengan keuntungan. Di tengah pasar bullish, hal ini dapat mengindikasikan puncak pasar. Pergerakan pemegang jangka panjang dalam sepekan terakhir lebih tinggi dari rata-rata. Jika dipindahkan untuk dijual akan berdampak negatif. Investor saat ini berada dalam fase keyakinan karena dalam kondisi keuntungan yang belum terleasiasi.
  • 🏦 Derivatif: Trader posisi long sangat dominan dan bersedia membayar kepada trader posisi short. Sentimen jual mendominasi di pasar derivatif. Lebih banyak order jual yang dipenuhi oleh pengambil. Ketika Open Interest (OI) terbuka menurun ada indikasi investor menutup posisi berjangka dan terjadi pembalikan tren, akbitnya dapat memicu terjadinya long atau short-squeeze disebabkan oleh pergarakan harga yang tiba-tiba.
  • 🔀 Indikator Teknikal: RSI menunjukkan kondisi overbought di mana 81.00% pergerakan harga dalam dua minggu terakhir telah naik dan dapat terjadi pembalikan tren. Hal ini menunjukkan kondisi overbougth di mana harga sekarang mendekati harga tertinggi dalam dua minggu terakhir dan dapat terjadi pembalikan tren.

Berita Seputar Altcoins

  • SingularityNET (AGIX) Catat Kenaikan Tajam Hingga 90%. AGIX token yang berfokus pada kecerdasan buatan (AI), mencapai rekor tertinggi baru dengan kenaikan nilai hampir 90% dalam seminggu menjelang 23 Februari, setelah lonjakan sebelumnya sebesar 128% dalam minggu sebelum 22 Februari. Kenaikan ini didukung oleh volume transaksi yang memecahkan rekor sebesar $119,6 juta pada 22 Februari dan aktivitas whale signifikan, serta jumlah pemegang SingularityNET mencapai puncak baru 93,632 dengan dominasi sosial sebesar 0.18%. Analisis harga AGIX menunjukkan tren naik sejak 26 Januari, dengan harga naik dari $0.24 menjadi hampir $0.80, melampaui rekor sebelumnya pada 3 Februari di $0.67.

Berita Lainnya dari Dunia Crypto dalam Sepekan Terakhir

  • ETF Ethereum Diperkirakan Disetujui di Tahun 2025. Valkyrie Chief Investment Officer Steven McClurg menunjukkan ETF Ethereum spot mungkin tidak akan disetujui dalam waktu dekat, ada kemungkinan persetujuan dalam satu atau dua tahun mendatang. Hal ini terjadi setelah SEC menyetujui ETF Bitcoin spot pertama di AS yang menarik aliran dana miliaran dolar ke pasar crypto. Firma besar seperti Fidelity dan BlackRock telah mengajukan permohonan untuk ETF Ethereum spot, dan beberapa analis memprediksi persetujuan paling cepat mungkin terjadi di Mei 2023. Namun dalam perjalanannya banyak rintangan seperti perbedaan antara bitcoin dan ether, serta komponen staking pada Ethereum yang bisa meningkatkan risiko konsentrasi sehingga membuat proses persetujuan menjadi lebih kompleks. McClurg juga menyentuh potensi ETF XRP mengingat perkembangan hukum terkini Ripple yang berhadapan dengan SEC, menyoroti dinamika yang berkembang dalam regulasi aset crypto dan prospek ETF di masa depan.

Performa Aset Crypto Sepekan Terakhir

Aset Crypto dengan Performa Terbaik

  • SingularityNET (AGIX) +64.14%
  • Worldcoin (WLD) +60.35%
  • Uniswap (UNI) +38.60%
  • Filecoin (FIL) +37.83%

Aset Crypto dengan Performa Terburuk

  • Starknet (STRK) -18.40%
  • Dymension (DYM) -16.06%
  • Sei (SEI) -13.20%
  • Injective (INJ) -12.11%

Referensi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *